Alpha Gen:

Living in Between

Fasilitator Utama

Ir.Agustinus Sutanto ,M.Arch.,M.Sc.,Ph.D

Fasilitator Pendamping

Ir. Sutarki Sutisna, M.Ars

Maria Veronica Gandha, S.T., M.Arch.

Alm Ir.Dewi Ratna Ningrum, M.M

Raymond Arnold Manuel

Nim

Unit

No Hp

Email

Instagram 

315160019

3

085943300430

raymondarnoldmanuel@gmail.com

raymond.arnold

Fasilitator Utama

Ir.Agustinus Sutanto ,M.Arch.,M.Sc.,Ph.D

Fasilitator Pendamping

Ir. Sutarki Sutisna, M.Ars

Maria Veronica Gandha, S.T., M.Arch.

Alm Ir.Dewi Ratna Ningrum, M.M

bel.jpg
Pengumpulan 2 Poster Potrait - Raymond A

Dwelling for the future untuk Alpha Generation, ditujukan kepada Gen - Alpha di kampung kota ditahun 2045, mereka tinggal diantara dua ekosistem yang saling bertentangan sehingga terdapat segregasi diantara keduanya. Sebuah Experimen mengadopsi dari karakteristik masyarakat kampung kota yang memiliki sifat saling terhubung satu sama lain, sikap organiknya diimplementasikan dengan daya magnet dan paku yang menghasilkan sebuah form dari interaksi, kebiasaan, pola perilaku, dan lainnya. Perwujudan tersebut dikelompokan menjadi lima Program utama, Living Space - Working Space - Workshop Area - Public Space - Communal Space.

Berawal dari pemilihan target yaitu generasi Alpha. Generasi ini adalah generasi termuda saat ini, mereka lahir ditahun 2010 sampai 2025 penelitian ini merupakan sebuah tantangan Dwelling for the Future.

Dikarenakan Alpha merupakan generasi muda yang sulit ditebak dari pola perilakunya. Untuk menspesifikasikannya, mengangkat isu di kota Jakarta salah satunya di Tanah Abang, Terdapat kampung kumuh tepatnya di area sekitar Stasiun anah Abang.

Mengutip dari Peter Marcuse tentang "Devide City" Divided cities have existed for centuries. While the divisions are not two-part ("dual'), but more nearly four- or five-part ("quartered'), even such divisions are not in themselves new. Menjelaskan tentang kota sudah terbagi dari berabad-abad lalu. tidaklah 2 bagian namun mungkin 4 hingga 5 bagian. Bahkan pembagian semacam itu bukanlah hal yang baru. Menjadi tantangan mempelajari alpha secera umum dan alpha secara kampung kota sebagai pembagi kota diwilayah ini.

Terdapat perbedaan significan dari pola perilaku dan perkembangan teknologi. Mc.Crindle menjelaskan Alpha sesungguhnya adalah adik dari generasi Z dan memiliki teknologi yang tidak asing disekitarnya.

Namun untuk Alpha di Kampung kota memiliki sebuah keunikan yaitu keterlambatan sikap Generasi Alpha yang mirip seperti awal Millenial dan muncul sebagai generasi yang unik. Alpha di kampung kota berada diantara (in Between) dua pengaruh besar yaitu hidup bersosialisasi sebagai masyarakat kampung dan harus beradaptasi sebagai Alpha sesungguhnya. Survive adalah sebuah kewajiban bagi Gen-Alpha di kampung kota ini.