PENDEKATAN "DWELLING"

EVERYDAYNESS

Jika ada yang bisa dijadikan dasar dari sebuah perancangan maka itu adalah keseharian manusia. Bagaimana seseorang hidup, tinggal atau berhuni dan berinteraksi dengan sesamanya, dalam batas-batas inilah seharusnya seorang arsitek merancang. Sebuah karya arsitektur seharusnya ada untuk dirasakan dan dinikmati, bukan sekedar dilihat dan terlihat menarik. Karena pada akhirnya, keseharianlah yang memberikan nyawa bagi suatu karya arsitektur.