Bu MIeke oke copy.png
PENDEKATAN "DWELLING"

PRAGMATIC

Apa arti karya tanpa makna? Bukankah sebuah produk arsitektur ada untuk digunakan? Mengapa merancang sesuatu yang hanya akan menyulitkan semua pihak yang terlibat? Dengan preseden dan referensi yang ada kita merancang, karena standard dan panduan yang ada kita menghasilkan karya yang “masuk akal”. Pada akhirnya, bukankah aspek keterbangunan yang seharusnya dipenuhi sebuah karya arsitektur?

logo PE PNG.png