Vincent Moyola Ancung

Nim

Unit

No Hp

Email

Instagram 

315160029

3

087884000624

moyolavincent@gmail.com

ancungg

Fasilitator Utama

Ir. Sutarki Sutisna, M.Ars

Fasilitator Pendamping

Ir.Agustinus Sutanto, M.Arch.,M.Sc.,Ph.D.
Maria Veronica Gandha, S.T., M.Arch.
Alm Ir.Dewi Ratnaningrum, M.M

Kampoh Di Lao'

Nusantara nampaknya telah kehilangan sebagian identitas dan budayanya. Pandangan masyarakat yang telah mengalami gentrifikasi perlu dipulihkan untuk menaikan lagi Lokalitas. Batin dan pikiran kita telah dibutakan atas standar hidup, sudah saatnya kita berpikir kembali untuk menyelamatkan kebudayaan yang tersisa. Proyek ini mencoba merefleksikan proses atas apa yang telah terjadi, menciptakan opsi lain dari “pola berhuni baru” di masa depan dengan mengambil literatur kehidupan Masyarakat Bajau, suku Sama yang sebagian masih memeluk identitas asli mereka,  Selama berabad-abad suku Bajau hidup mengikuti arah angin dan arus laut, namun kini dianggap melanggar batas negara hingga ditangkap pada 6 tahun lalu, November 2014 karena dianggap sebagai nelayan asing dan ilegal. Mereka dibujuk dan dipaksa untuk menetap di daratan agar memiliki identitas, padahal identitas sejatinya adalah pengembara lautan. Kisah mereka ini diambil alih untuk membuat narasi baru atas nasib mereka, cerita dimana orang Bajau, suku Sama berhasil melawan kapitalisme yang selama ini memandang mereka hanya dengan sebelah mata dan memutuskan kembali menetap di lautan. Identitas dan nilai kebudayaan yang masih kental dari mereka dijadikan pelajaran yang dapat dipetik untuk menjadi tamparan tentang sebuah kehidupan yang sesungguhnya perlu di jaga. Angan-angan akan masa depan berhuni mereka dalam perancangan ini diharapkan dapat membantu generasi baru dalam memahami spiritualitas yang diproyeksikan ke dalam perancangan untuk menemukan kembali interpretasi mereka tentang jati diri dari bangsa di Nusantara.

Dan ini ialah kisah baru dari “Sang Pengembara Lautan” di desa baru mereka, desa KAMPOH DI LAO’.